Dr. Irsyadi, S.Ag., M.Ag
(Sekretaris PTA Jambi)
Semua orang punya tujuan. Semua orang punya harapan. Semua orang punya hasrat untuk menjadi yang terbaik. Tapi tidak semua orang bisa mencapai tujuan, mencapai harapan dan menjadi yang terbaik. Untuk mencapai tujuan dan harapan apalagi untuk menjadi yang terbaik, tidak bisa dipungkiri banyak tantangan dan rintangan yang akan dihadapi.
Tantangan dan rintangan bisa saja didapat dari orang-orang terdekat, atau dari orang yang sama sekali tidak pernah kita kenal sebelumnya. Namun sebaliknya, hal itu bisa saja menjadi kekuatan besar seseorang untuk mencapai tujuan dan harapannya. Itu semua tergantung bagaimana seseorang bisa menempatkan diri dan memanfaatkan peluang. Rintangan dan hambatan bisa saja diubah menjadi peluang dan kekuatan besar jika seseorang bisa memanajemen itu semua dengan baik. Bukan kah kita semua sudah mengetahui bahwa ancaman itu bisa diubah menjadi peluang.
Kerab kita temukan atasan yang selalu memandang remeh kekuatan yang dimiliki oleh bawahannya. Tidak percaya dan tidak yakin, sehingga tidak diberikan kesempatan kepada bawahannya untuk mengekspresikan diri. Itu salah besar. Idealnya, seorang atasan harus mampu dan menggali semua potensi yang ada pada bawahannya hingga mampu menemukan potensi besar bawahannya untuk bisa berbuat lebih banyak dan lebih baik.
Malahan, ada atasan yang sama sekali tidak percaya dan tidak memberikan ruang sedikitpun pada bawahannya, padahal tidak pernah sama sekali mencoba melakukan pendekatan, berbicara dari hati ke hati, apalagi untuk memotivasi. Ini sama sekali tidak boleh dicontoh. Kini saatnya kita berpikir bagaimana memberikan kebebasan, memberikan ruang, memberikan motivasi agar semua bisa berbuat lebih banyak. Tentu butul Skill untuk melakukan itu. Tapi semua atasan orang harus yakin bisa melakukan itu.
Jika itu atasan? Bagaimana dengan yang lain. Ya, berbuat saja, berikan yang terbaik, tunjukkan anda bisa. Abaikan pihak-pihak yang ingin melemahkan, jangan pernah hiraukan hiruk-pikuk pembicaraan orang yang pada prinsipnya hanya sekedar ingin melemahkan.
Saya sering menyampaikan, silakan buang jauh-jauh pikiran negatif yang sering menurunkan semangat untuk terus berkarya dan terus menebar manfaat. Terkadang pikiran negatif itu berasal dari dalam diri kita sendiri, ataupun dari orang lain. Tidak sedikit ditemukan, orang-orang yang mundur akibat mendapatkan rintangan dan hambatan untuk berbuat baik dan bekerja maksimal. Itu sama sekali tidak boleh terjadi di dalam diri kita.
Akan jauh lebih baik mengabaikan itu semua, dari pada terpengaruh dari upaya-upaya melemahkan yang justru menjadikan kita lemah dan mundur. Bagaimana menjawab ungkapan-ungkapan dan pernyataan yang ingin melemahkan kita?
Sangat mudah, berikan bukti bahwa kita bisa berbuat lebih dari mereka. Kita buktikan bahwa kita pekerja cerdas yang tidak pernah peduli dengan omongan mereka. Kita buktikan bahwa Kebaikan tidak boleh kalah.
Bekerjalah dengan ikhlas, mengalir, semua ada waktunya. ***
Disadur oleh Noprizal, S.H.I., M.H
(Panmud Gugatan PA Sungai Penuh)



